2

Aturan Main Bisnis Afiliasi Yang Wajib Dibaca

Pada post sebelumnya saya sudah bahas apa sih affiliate marketing dan kenapa saya memilih atau sebagian orang memilih pekerjaan ini sebagai ladang untuk mencari rizki. Pada posting kali ini akan saya jelaskan aturan main bagi kalian yang ingin terjun ke dunia bisnis afiliasi atau kita sebut saja bisnis internet marketing program afiliasi.

Ketika kalian terjun ke bisnis afiliasi untuk pertama kalinya, biasanya akan membuat beberapa kesalahan yang saya kira wajar saja wong baru ya hehe, tapi dengan membaca artikel ini paling tidak kalian akan paham dan bisa meminimalisasi kesalahan fatal ketika mendaftar ke program afiliasi. Berikut ini kesalahan yang sering dilakukan:

Kesalahan Pertama – Mempromosikan Banyak Produk Sekaligus

Apakah salah mempromosikan produk afiliasi langsung banyak? bukankah kita bisa mendapatkan banyak sumber pendapatan dengan mempromosikan banyak produk? benar, harapan kita adalah mendapatkan sebanyak-banyaknya penghasilan dari program afiliasi yang kita promosikan, tapi kalian akan mengalami kesulitan sendiri ketika nanti ketemu dengan produk-produk yang membutuhkan “SEO Treatment” ketika harus bersaing dihalaman satu Google.

Produk yang kalian promosikan tidak ter-manajement dengan baik dan ujung-ujungnya kalian tidak fokus dan kehilangan semangat ditengah perjalanan. Mulailah dengan produk yang mudah untuk di promosikan, Misalnya produk membuat website untuk pemula (hehe promosi) yang pasarnya bisa masuk ke semua kalangan dan kalian cukup share link promosi di facebook, twitter, instagram atau melalui Google plus.

Ketika kalian ingin mempromosikan produk yang membutuhkan effort lebih, dalam hal ini harus di dukung dengan membuat landing page, menulis artikel, mengerjakan SEO, maka kalian harus mengambil produk afiliasi terbaik dengan komisi 5 sampai 10 kali lipat dari perhitungan biaya diatas. Sebagai contoh ketika saya ingin mempromosikan produk “Obat Asam Urat”, Setelah saya lihat kompetisi dan jumlah komisi yang didapat (Sekitar 1 Jutaan/sales) maka saya baru memutuskan untuk membuat plan bagaimana cara mempromosikan produk tersebut dan dengan cara apa.

Berikut ini langkah yang saya lakukan ketika ingin mempromosikan program/produk afiliasi:

1. Research produk dan komisinya

Penting untuk mencari produk dan melihat komisinya, lagi-lagi ini kita lakukan untuk mengukur seberapa besar tenaga dan biaya yang akan kita keluarkan untuk merangking keyword tersebut sampai dengan terjadinya sales.

2. Lihat brand, reputasi dan testimoni

Dengan melihat brand dan reputasi produk, kita akan sangat gampang untuk menjual produk, sebagai contoh ketika saya menjual produk handphone dengan merk blackberry tentu akan lebih mudah daripada jika saya menjual handphone dengan merek strawberry :). Begitu juga dengan testimonial, banyaknya testimoni akan mempermudah kita untuk closing penjualan karena dengan tidak sadar testimoni inilah yang akan menjadi “sales letter” di landing page kita, jadi kita ngga usah membuat kata-kata yang bombastis orang sudah akan tertarik membeli, apalagi jika testimoni dalam bentuk video, ini lebih powerful lagi.

3. Beli Domain dan Hosting

Membeli domain dan juga hosting adalah langkah selanjutnya, usahakan kalian membeli nama domain yang masih related dengan niche atau kalau produknya berguna untuk berbagai macam keperluan, kalian bisa membeli domain dengan nama general dan nanti kita akan fokuskan di kategory. Untuk hosting, shared hosting sudah cukup untuk menyimpan website kita.

4. Menulis atau Pesan Artikel Sesuai Niche

Menulis artikel membutuhkan waktu dan tenaga serta pikiran yang lumayan, sebagai contoh untuk menulis satu artikel di blog ini saja saya kadang menghabiskan waktu 2-3 jam. Kalau kalian tidak mau menulis maka saya sarankan untuk membeli saja artikel kepada jasa penulis artikel (pastikan artikel yang kalian pesan unik dan minimal 1000 kata).

Pesan Artikel Bahasa Indonesia

5. Lakukan SEO

Hal yang paling mudah untuk pertama kali adalah membuat blog di web2.0 Contoh paling mudah membuat blog di blogspot.com atau wordpress.com. Nantinya kalian akan memiliki blog seperti ini (namablog.blogspot.com atau namablog.wordpress.com). Isi masing-masing blog ini dengan artikel berkualitas dan kasih kontektual link yang langsung mengarah ke blog money site kita (blog yang mempromosikan produk afiliasi). Selain blogspot dan wordpress, masih banyak properti web2.0 yang bisa kalian buat, silahkan download linknya dibawah ini.

[sociallocker]Download List Web.20[/sociallocker]

Untuk SEO sendiri tergantung dengan kompetisi keyword juga ya, kalau dengan web2.0 sudah bisa nagkring dihalaman depan kalian ngga usah nambah backlink lagi, paling yang perlu diupdate artikel di money sitenya agar selalu fresh dengan artikel-artikel baru. Kalau saya sendiri selain menggunakan web2.0 juga menggunakan tool SEO lain, untuk membuat Tier-1 sampai Tier-3 dan dengan campaign sampai dengan 9 level. SEO advanced ini akan saya update di post selanjutnya ya.

SEO link Building

6. Persiapakan Customer Service Untuk Lokal Produk

Udah tahu kan tipikal orang Indonesia gimana? Yup ngga mantep kalo order ngga langsung chat ama pemilik websitenya, ya setidaknya sediakan satu no wa dan bbm untuk menunjang keperluan ini. Kalau untuk produk luar kalian ga perlu pake cs karena mereka sudah terbiasa dengan cart.

Kesalahan Kedua – Hard Selling

Udah ngga jamanya lagi kita memaksa orang untuk membeli atau bahasa halusnya “hard selling”. Tugas kita sebagai afiliate marketing adalah membangun kepercayaan, memberikan informasi produk sejelas-jelasnya, menyajikan benefit produk dengan tanpa rekayasa dan biarkan pengunjung memeutuskan sendiri untuk membeli. Makanya saya bilang diatas kita perlu melihat brand, reputasi dan testimoni produk yang akan kita pasarkan.

Dengan menyajikan data dan juga informasi produk yang benar, Insha Allah konversinya akan nambah naik apalagi jika di dukung dengan landing page yang high convesion, tentu ini akan menambah kepercayaan calon pembeli. Khusus untuk landing page ini, sebisa mungkin dibuat mobile friendly karena saat ini banyak juga orang yang mengakses website kita dari smartphone dan tablet.

Kesalahan Ketiga – Tidak Membangun List

Menurut analisa data yang pernah saya baca, orang biasanya tidak langsung membeli produk di awal dia melihat tapi bisa jadi penjualan terjadi dari follow-up yang kita lakukan, kecuali jika dia datang dari search engine dengan “buying keyword” dan kita menawarkan sesuatu yang berbeda, misalnya memberikan diskon, memberikan gratis ongkos kirim atau bisa memberikan bonus produk.

Membangun list sama dengan membangun aset juga, karna list ini bisa kita kirimkan informasi artikel terbaru, kita kirimkan penawaran dll. Untuk proses membangun list ini kalian bisa menggunakan layanan MailChimp, untuk 2000 list pertama gratis kok jadi kita bisa membangun list sesegera mungkin.

Kesalahan Keempat – Tidak Istiqomah Dengan Pilihan

Untuk mendapatkan hasil dari affiliate marketing program, kita harus istiqomah dan fokus dengan apa yang kita kerjakan. Masalah di dunia internet marketing adalah akan selalu muncul sesuatu yang baru yang akan membuat kita tergoda untuk mencobanya (baik produk IM itu sendiri atau juga produk afiliasinya). Jadi buatlah prioritas produk apa yang akan kalian kerjakan dan selalu buat checklist setiap hari agar kita bisa tahu sejauh mana project yang kita kerjakan.

Selamat mencoba dan tentukan pilihan produk apa yang akan kalian promosikan dari sekarang, ingat… pilihlah produk untuk long term dan di artikel selanjutnya saya akan membahas bagaimana cara membuat website atau blog untuk mempromsoikan produk afiliasi.

Mr.M
 

Assalamualikum bro and bray, perkenalkan nama saya Misbah aka Mr.M, Di blog ini kalian akan menemukan banyak tips seputar make money online. Saya sendiri sudah fulltime online sejak 2008 dan semua ilmu akan saya share disini … see u